Wisata

Review Saat Menggunakan Kapal Dobonsolo Dari Surabaya Ke Sorong

Akhir tahun 2018 lalu saya serta Satya mengawali suatu perjalanan ke Papua Barat. Pasnya maksud kami ialah suatu pulau kecil di Raja Ampat, namanya Pulau Arborek. Sebab perjalanan kesempatan ini dapat kami kerjakan sepanjang 1 atau 2 bulan, kami menentukan buat mengirit pengeluaran. Diantaranya ialah naik kapal laut dari Surabaya ke Sorong, Papua. Perjalanan lantas kami dari mulai pelabuhan Tanjung Perak dengan maksud akhir pelabuhan Sorong.

Selfie sebelum masuk ke kapal. Untuk saya pengalaman ini ialah yang kali pertamanya naik kapal laut sepanjang 5 hari. Serta pengalaman pertama itu senantiasa bikin ingin tahu. Perasaan lega ada sebab perjalanan lantas kami mulai bersama-sama dan sudah menyiapkan jadwal kapal dobonsolo terbaik agar sesuai dengan perjalanan kami.

Dari Surabaya di pelabuhan Tanjung Perak kapal yang lumayan besar buat menyimpan 1000 orang mulai menjalani luasnya lautan Indonesia. Mulai sejak awal saya menduga perjalanan ini dapat bikin jadi bosan. Jadi, saya bawa beberapa buku bikin dibaca, lantas meningkatkan daftar musik di hape.

Dengan bayar cost ticket kapal sebesar Rp 650. 000, kami bisa beristirahat di tempat kelas Ekonomi. Cost itu udah terhitung cost makan 3 kali satu hari. Tiap penumpang difasilitasi suatu kasur buat beristirahat. Kami menentukan tempat dekat colokan listrik supaya ngecharge hape serta laptop. Tidak merasa kapal Dobonsolo udah berlayar sepanjang 24 jam serta berlabuh sesaat di Pelabuhan Soekarno Hatta di Makassar. Kesempatan berikut kami gunakan buat pergi keluar kapal buat beli makanan sebab memang makanan yang disiapkan di kapal kurang memberikan kepuasan. Porsinya sedikit. Waktunya mencari Indomart atau Alfamart.

Keadaan pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar. Sebab tidak mau kelaparan sepanjang di kapal, kami lantas beli beberapa makanan serta Pop Mie ialah menu istimewa sepanjang perjalanan naik kapal Dobonsolo. Di kapal senantiasa ada air panas buat banyak penumpang. Jadi, bila pengen minum kopi atau makan Pop Mie ya tinggal seduh saja. Di kapal ada toko kecil yang jual makanan namun harga tambah lebih mahal dari harga umumnya.

Dari Surabaya ke arah Sorong, kapal transit di 3 tempat. Yang pertama di Makassar, ke dua di Pelabuhan Bau-bau serta yang ke-3 di Pelabuhan Ambon. Memang Satya anaknya tidak dapat diam. Di tiap pelabuhan ia pastinya ajak saya keluar utk sekedar berjalan-jalan atau ambil poto. Hal semacam itu semakin lama nular ke saya. Saya lantas semakin lama jadi senang selfie jadi. Tidak apalah. Tiada kelirunya selfie kan. Sebab ingin tahu dengan bentukan kapal seluruh kami lantas keluar kapal, and make a photograph then.

Kapal Dobonsolo transit di Pelabuhan Bau-bau. Kapal Dobonsolo transit sepanjang 3 jam di Ambon. Waktu yang sesaat itu kami gunakan buat keliling kota Ambon.

Selesai berlayar sepanjang 5 hari, pada akhirnya hingga sampai di Kota Sorong, Papua Barat. Maksud kami masih cukup jauh dari sini. Dari pelabuhan harus naik ojek ke pelabuhan Rakyat. Di pelabuhan Rakyat kami beli ticket kapal pelni Cepat ke Waisai, ibu kota Raja Ampat. Di Waisai, pasnya dalam sesuatu pelabuhan dekat pasar, kami berjumpa dengan Bang Marsal serta Kak Gina. Dengan merekalah kami dapat tinggal sepanjang di Arborek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *